Bacaan dan Rukun Shalat

Bacaan dan Rukun Shalat – Bacaan yang wajib diucapkan atau dibaca dalam solat adalah sebagai berikut:

  1. 1.      Takbiratul Ihram
    Dari ‘Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu anhu, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda:
    مِفْتَـاحُ الصَّلاَةِ الطَّهُوْرُ، وَتَحْرِيْمُهَـا التَّكْبِيْرُ، وَالتَّحْلِيْلُهَا التَّسْلِيْمُ.
    Kunci shalat adalah bersuci. Pengharamnya adalah takbir dan penghalalnya adalah salam.”[1]

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata pada orang yang buruk shalatnya:
إِذَا قُمْتَ إِلَى الصَّلاَةِ فَكَبِّرْ.
“Jika engkau hendak shalat, maka bertakbirlah.” [2]

Dengan ucapan:
اَللهُ أَكْبَرُ.
“Allah Mahabesar.”

Bacaan dan Rukun Shalat

Bacaan dan Rukun Shalat

adalah bagian-bagian shalat yang utama. Apabila bagian ini tidak dilakukan, baik sengaja atau karena lupa, maka shalatnya batal.

Adapun rukun-rukunnya adalah sebagai berikut:

Takbir, berdiri jika mampu, membaca surat Al-Fatihah (jika menjadi imam, atau shalat sendiri–bukan sebagai makmum), ruku’, berdiri dari ruku’ (‘itidal), sujud, duduk di antara dua sujud, tahiyyat pertama dan duduk sambil tahiyyat, bersikap tenang (thuma’ninah) dan membaca salam.

Hal-hal Wajib dalam Shalat

Yaitu bagian-bagian yang wajib dilakukan di dalam shalat. Apabila bagian-bagian itu ditinggalkan dengan sengaja, maka shalat menjadi batal. Tetapi jika lupa, maka harus melakukan sujud sahwi seperti akan diterangkan pada halaman berikut.

Hal-hal yang  wajib dilakukan di dalam shalat adalah sebagai berikut: 

Semua takbir kecuali takbiratul ihram yang pertama, bacaan subhaana rabbiyal ‘azhim satu kali, bacaan sami’allahu liman hamidah bagi imam dan orang yang shalat sendirian, bacaan rabbana walakal hamdu bagi makmum, bacaan subhaana rabbiyal a‘la satu kali dalam sujud, bacaan rabbighfirli satu kali ketika duduk di antara dua sujud dan tahiyat awal. Itulah bagian-bagian wajib dalam shalat. Bila tidak dikerjakan, bisa diganti dengan sujud sahwi. Dengan demikian sujud sahwi menjadi wajib.

Amal-amal Sunnah dalam Shalat

Sunnah-sunnah shalat adalah segala sesuatu yang bukan bagian dari rukun dan kewajiban dalam shalat, baik berupa bacaan dan perbuatan, melainkan hanya berupa sunnah yang sifatnya melengkapi shalat dan perlu untuk dikerjakan dalam shalat. Jika perbuatan dan bacaan itu tidak dikerjakan, maka shalat tetap sah. Bacaan dan Rukun Shalat

Sujud Sahwi

Sujud sahwi adalah dua sujud yang diwajibkan oleh Allah untuk mengganti kekurangan dan kesalahan dalam shalat.

Kapan Sujud Sahwi Dilaksanakan?

Sujud sahwi diwajibkan ketika dalam kondisi berikut ini:

  1. Jika ketika shalat, seseorang menambah jumlah ruku’, atau sujud, atau berdiri, dan duduk, disebabkan lupa atau salah, maka dia harus melakukan sujud sahwi
  2. ika salah satu rukun dalam shalat tertinggal, maka dia harus melakukan rukun itu dan melakukan sujud sahwi di akhir shalat
  3. Jika dalam shalatnya seseorang meninggalkan salah satu kewajiban di dalam shalat karena terlupa atau tidak disengaja, misalnya meninggalkan tahiyyat awal, maka dia harus melakukan sujud sahwi.
  4. Jika seseorang ragu akan jumlah rakaat dalam shalatnya, maka ingatlah jumlah mana yang paling diyakini. Lebih diutamakan jumlah yang paling sedikit. Setelah itu dia harus melakukan sujud sahwi

Cara Sujud: Sujud dua kali dengan diselingi oleh duduk di antara dua sujud, seperti sujud dan duduk di antara dua sujud dalam shalat

Waktu sujud: Ada dua waktu sujud sahwi dan dibolehkan memilih salah satunya:

  • Sebelum salam dan setelah tasyahud akhir kemudian sujud dan membaca salam.
  • Setelah membaca salam dan mengakhiri shalatnya dengan salam, kemudian sujud, lalu kembali membaca salam. Bacaan dan Rukun Shalat

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *