shalat secara sempurna baik rukun, wajib maupun sunnah-sunnahnya

Sebagaimana kita ketahui bahwa shalat adalah ibadah yang terkandung didalamnya berbagai macam bacaan/ucapan maupun perbuatan. Ucapan maupun perbuatan dalam shalat dapat digolongkan menjadi tiga: rukun, wajib, dan sunnah.

Rukun: Jika ditinggalkan maka batal shalatnya baik secara sengaja maupun tidak, atau batal rekaat yang terlewat rukun tersebut sehingga rekaat yang berikutnya menempati kedudukan rekaat tersebut – akan dijelaskan berikutnya- [1].

Wajib: Jika menginggalkannya secara sengaja maka batal shalatnya. Jika tidak sengaja maka tidak batal, namun harus menggantinya dengan sujud sahwi.

Sunnah: Tidak batal shalat jika ditinggalkan baik secara sengaja maupun tidak. Namun,  mengurangi kesempurnaan shalat.

shalat secara sempurna baik rukun, wajib maupun sunnah-sunnahnya

Rasulullah bersabda, “Shalatlah kalian sebagaimana melihat aku shalat” [2]. Yaitu shalat secara sempurna baik rukun, wajib maupun sunnah-sunnahnya. (Baca Juga : Sholat Wajib 5 Waktu)

“Sesungguhnya, batas antara seseorang dgn kemusyrikan dan kekafiran adalah meninggalkan sholat.” (HR Muslim)

“Kepala segala urusan adalah Islam, dan tiangnya adalah shalat, sementara puncaknya adalah jihad.” (HR At Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad)

“Yang pertama kali ditanyakan kepada seorang hamba pada hari kiamat adalah perhatian kepada shalatnya. Jika shalatnya baik, dia akan beruntung (dalam sebuah riwayat disebutkan: dia akan berhasil). Dan jika shalatnya rusak, dia akan gagal dan merugi.” (HR Ath Thabrani).

“Sholatlah dgn berdiri, jika tidak mampu, dgn duduk, jika tidak mampu maka dgn berbaring pada sisi tubuh” (H.R al-Bukhari dari Imran bin Hushain)

Dan masih banyak dalil lain yg menjadikan sholat benar benar wajib sampai orang sakit pun tidak boleh meninggalkannya.

Ingatkah kisah ini?:

“Dan ingatlah ketika kami berfirman kepada para malaikat: “Sujudlah kamu kepada Adam,” maka sujudlah mereka kecuali iblis; ia enggan dan ia takabur dan adalah ia termasuk golongan orang-orang yg kafir.” (Q.S. Al-Baqarah:34)

Karena iblis tidak mematuhi perintah Allah, ia diturunkan dari jannah dan dikutuk sebagai penghuni Neraka. Berapa kali iblis membangkang perintah Allah? 1 kali saja teman, TETAPI balasannya adalah NERAKA. Bagaimana dgn manusia? Yang masih banyak meninggalkan perintah Allah, apalagi sholat yg WAJIB BUANGET. Astaghfirullahaladzim..

Mari Sahabat, kita sama-sama perbaiki sholat kita. Sholat fardu JANGAN SAMPAI bolong. Sholatlah di awal waktu, perbaiki wudhu, sholat yg tuma’ninah dan khusyu’, perbaiki niat hanya karena Allah, sholatlah sebagaimana Rasulullah sholat. Nah ini, yg LAKI-LAKI, WAJIB sholat fardu di masjid. Amalan lain terutama yg wajib jangan sampai lupa. Wallahu a’lam.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *